Menu
Tajam Mengulas Berita
banner 728x250

KJRI Jeddah Gelar Temu Warga dan Pemilihan P4W untuk Provinsi Tabuk

  • Share
warga
(Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono, menggelar Temu Warga sekaligus pemilihan Petugas Pembantu Pelayanan dan Pelindungan Warga (P4W) untuk Provinsi Tabuk. (Foto: madurakita.com)
banner 468x60

Jeddah—Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) yang dipimpin oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono, menggelar Temu Warga sekaligus pemilihan Petugas Pembantu Pelayanan dan Perlindungan Warga (P4W) untuk Provinsi Tabuk.

Kegiatan yang berlangsung Senin, 22 Maret 2021 dihadiri oleh peserta dalam jumlah terbatas. Hal ini sesuai ketentuan pemerintah setempat  yang melarang adanya kerumunan selama masa pandemi Covid-19.  Sebanyak 15 orang mewakili unsur masyarakat Indonesia yang berdomisili di Kota Tabuk menghadiri kegiatan yang berlangsung hingga dini hari.

banner 336x280

Saat kegiatan berlangsung dalam pemilihan P4W, para peserta yang hadir secara musyawarah mufakat memilih Dadan Ramdani sebagai P4W menggantikan Edi Saputra  yang telah purna tugas. Dadan Ramdani merupakan PMI yang saat ini tengah bekerja disalah satu hotel di Kota Tabuk.

Baca Juga:  KJRI Jeddah bantu pemulangan tiga pmi

Konjen Eko Hartono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada P4W yang baru terpilih karena telah bersedia meluangkan waktu untuk menjadi penghubung Warga Negara Indonesia (WNI) di Tabuk dengan KJRI Jeddah dan aparat berwenang setempat. Jumlah WNI di provinsi yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari KJRI Jeddah tersebut diperkirakan bertambah, terutama mereka yang bekerja diberbagai perusahaan.

Oleh karena itu, Konjen Eko Hartono meminta bantuan kepada P4W untuk mendata keberadaan mereka, sehingga memudahkan KJRI Jeddah membuka akses komunikasi dengan mereka dan menyebarkan informasi terkait berbagai pelayanan KJRI Jeddah. Kegiatan Temu Warga diisi dengan dialog yang mengangkat berbagai isu dan upaya penanganannya.

Salah satu isu yang diangkat adalah pengaruh PMI kaburan yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) terhadap PMI yang resmi, PMI yang tidak mau pulang meskipun telah puluhan tahun bekerja dan masa kontrak kerjanya telah kadaluwarsa, PMI yang terganjal kepulangannya karena iqamah (izin tinggal) telah habis masa berlakunya sementara perusahaan tempatnya bekerja masuk dalam zona merah, dan gaji yang tersendat lantaran tempat kerjanya ditutup akibat pandemi Covid-19.

Hadir sebagai narasumber dalam sesi dialog Konsul Jenderal RI Jeddah, Pelaksana Fungsi Konsuler (PFK)-1 merangkap Koordinator Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin), Safaat Ghofur, dan PFK-5, Kun Rizki Putranto.

Artikel Terkait: Kemlu Ajak Mahasiswa Prioritaskan Analisis Kritis dalam Diplomasi HAM

banner 336x280
banner 120x600
  • Share
banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 336x280